Ritual Berlindung dan Ketenangan Hati
Latihan dzikir ini dirancang untuk membantu menemukan ketenangan batin dan keseimbangan spiritual. Melalui penyebutan nama Allah Al-Halîm dan Al-Kerîm, amarah dan stres yang melelahkan hati dapat diredakan.
Niat Ketenangan dan Penyerahan Diri
Pejamkan mata Anda, tenangkan napas Anda, dan ucapkan kata-kata berikut dalam hati:
"Ya Allah; jangan biarkan amarah, stres, dan kesibukan duniawiku menggelapkan hatiku. Aku berlindung pada kelembutan nama-Mu Al-Halîm dan karunia abadi nama-Mu Al-Kerîm. Bersihkan aku dari segala ketegangan yang menyempitkan jiwaku, karuniakan kelapangan dan ketenangan di dalam lubuk hatiku. Terimalah niatku dan tentramkanlah hatiku."
Tauhid Al-Halim dan Al-Kerim (100 kali)
Teks Arab
لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ
Bacaan latin
La ilahe illallahül-halimül-kerim
Arti
Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Penyantun dan Maha Pemurah
Jumlah bacaan: 100 kali
Dibaca dengan niat agar amarah mereda, stres menghilang, dan hati dipenuhi dengan ketenangan ilahi. (Sumber: Hadis/Doa Tradisional)
Segel Ketenangan dan Keselamatan
"Ya Tuhan-ku; penuhilah hatiku dengan dzikir kepada-Mu, indahkanlah akhlakku dengan keridaan-Mu. Selamatkanlah aku dari segala kemarahan dan kesempitan. Segala puji bagi-Mu atas ketenangan yang Engkau berikan. Amin."
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa tujuan dari ritual dzikir ini?
Tujuan dari ritual ini adalah untuk menemukan ketenangan batin, mencapai keseimbangan spiritual, serta meredakan amarah dan stres.
Berapa kali kalimat tauhid Al-Halim dan Al-Kerim dibaca?
Kalimat tauhid dibaca sebanyak 100 kali.