Ritual Keridaan dan Penyerahan Diri kepada Takdir Ilahi
Program penyerahan diri ini disiapkan untuk membantu Anda tunduk dengan lapang dada kepada ketetapan Allah. Ritual ini dirancang untuk membawa kedamaian ke dalam hati dan menghadapi kesulitan hidup tanpa memberontak.
Niat Penyerahan Diri dan Keridaan
Menyepilah ke tempat yang tenang, angkat kedua tangan ke langit dan renungkan kata-kata berikut dalam hati Anda:
"Ya Allah; aku percaya bahwa ada kebaikan dalam segala hal yang Engkau takdirkan, dan ada hikmah dalam setiap hukum-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari ketidaksabaran hawa nafsumu dan kesalahan menentang takdir. Ridailah hatiku dengan ketetapan-Mu, penuhilah jiwaku dengan ketenangan kepasrahan. Karuniakanlah kepadaku kemampuan untuk menyambut segala sesuatu yang menimpaku dengan karunia-Mu."
Doa Keridaan kepada Takdir (Sumber: Tirmidzi)
اللَّهُمَّ رَضِّنِي بِقَضَائِكَ وَبَارِكْ لِي فِيمَا قُدِّرَ لِي
Segel Ketenangan dan Syukur
"Ya Tuhanku; selaraslah hatiku dengan kehendak-Mu. Ajarkan aku untuk bersyukur atas apa yang Engkau berikan, dan untuk melihat hikmah-Mu atas apa yang tidak Engkau berikan. Jadikanlah aku termasuk hamba-hamba-Mu yang mencapai keridaan-Mu dan meraih kedamaian. Amin."
Durasi program: 21 hari
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa tujuan dari ritual penyerahan diri ini?
Tujuannya adalah untuk tunduk dengan lapang dada kepada ketetapan Allah, membawa kedamaian ke dalam hati, dan menghadapi kesulitan hidup tanpa memberontak.
Apa arti dari doa keridaan kepada takdir yang dibaca dalam ritual?
Artinya adalah "Ya Allah, jadikanlah aku ridai dengan ketetapan-Mu, berkahilah apa yang Engkau takdirkan bagiku".