Doa Keridaan dan Penyerahan Diri
Amalkan doa keridaan dan penyerahan diri ini saat memulai hari untuk membuka hati meraih keridaan Allah. Ritual ini mencakup ikrar menjadikan Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Nabi Muhammad sebagai Nabi.
Niat Penyerahan Diri dan Keridaan
Saat memulai hari, buka hati Anda untuk meraih keridaan-Nya dan bertobatlah:
"Ya Allah; berkahilah hari ini dengan keridaan-Mu, terangilah hatiku dengan cahaya Islam. Aku ridha dan ikhlas menjadikan Allah sebagai Rabbku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad Mustafa (saw) sebagai Nabiku. Tunjukkanlah aku pada jalan yang mengantarkan kepada keridaan-Mu dan jadikanlah aku termasuk hamba-hamba-Mu yang Kau ridaí."
Radiitü billahi rabben
رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا وَرَسُولًا
Penutup dengan Hamdalah dan Syukur
Ya Rabbku; segala puji bagi-Mu atas setiap nikmat yang Engkau berikan, dan setiap napas yang Engkau anugerahkan. Keridaan-Mu adalah tujuan utamaku, janganlah Engkau palingkan aku dari jalan ini. Amin.
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan waktu membaca doa keridaan dan penyerahan diri?
Doa ini dibaca saat memulai hari di pagi hari.
Apa arti dari bacaan Radiitü billahi rabben?
Artinya adalah Aku ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad (saw) sebagai Nabi.